Beranda › Pencuci Mulut › Bakcang: Dibungkus Daun Bambu, Direbus Semalaman

Bakcang: Dibungkus Daun Bambu, Direbus Semalaman

Bakcang: Dibungkus Daun Bambu, Direbus Semalaman

Bakcang adalah makanan yang lekat dengan Festival Duanwu Tionghoa, untuk mengenang penyair Qu Yuan. Beras ketan dibungkus daun bambu atau daun pandan laut, diikat tali, lalu direbus berjam-jam dalam air mendidih.

Di Tiongkok selatan isinya biasanya babi lapis berbumbu ngohiong dengan kuning telur asin. Di utara isinya manis dengan kacang merah atau kurma merah. Indonesia juga punya bacang, tetapi ukurannya lebih kecil dan sering memakai daun pisang.

Bahan untuk 10 buah

  • 1 kg beras ketan, rendam 8 jam, cuci bersih
  • 400 g babi lapis, marinasi kecap, ngohiong, arak
  • 5 kuning telur asin, belah dua
  • 20 lembar daun bambu kering, rebus 10 menit
  • Tali kapas atau tali bambu

Cara membuat

  1. Rebus daun bambu sampai lunak, cuci bersih, buang tulang daun yang keras.
  2. Susun dua lembar bersilang membentuk kerucut, isi 2 sdm beras, 1 potong daging, setengah telur asin, tutup dengan beras.
  3. Lipat daun menutupi seluruhnya, ikat dua lilitan tali dengan kuat.
  4. Susun di panci besar, tuang air sampai terendam, didihkan lalu kecilkan api, rebus 5–6 jam. Tambahkan air panas bila menyusut.
  5. Angkat, gantung hingga tiris, santap hangat atau biarkan dingin.

Kenapa harus direbus lama

Beras ketan mentah butuh waktu menyerap air dan matang dari luar ke dalam. Merebus sebentar membuat bagian tengah masih mentah, terutama di sekitar isi daging.

Pertanyaan umum

Kenapa bakcang menjadi lembek?

Ikatan kurang kuat atau beras direndam terlalu lama. Rendam cukup 8 jam dan tiriskan benar-benar sebelum dibungkus.

Bisa pakai panci presto?

Bisa, waktu turun menjadi sekitar 1,5 jam. Namun daun lebih mudah sobek jika ikatan kurang kuat.

Baca juga