Kwetiau goreng adalah ujian bagi setiap juru masak. Kwetiau segar sangat tipis dan mudah sobek, jadi harus dimasak dengan api sangat besar, tangan cepat, dan dibagi per porsi kecil bukan satu wajan penuh.
Hidangan ini paling terkenal di Kanton dengan nama “kwetiau goreng sapi”, memakai kwetiau segar pipih. Di Indonesia, restoran Tionghoa memakai kwetiau kering yang direndam dan menambahkan tauge serta kucai.
Bahan untuk 2 porsi
- 300 g kwetiau segar atau kering yang sudah direndam
- 200 g daging sapi iris tipis, marinasi 1 sdm kecap, 1 sdm saus tiram, sedikit tapioka
- 200 g tauge, 3 lembar kucai
- 2 sdm kecap hitam, 1 sdm saus tiram
- 3 siung bawang putih cincang, merica
Cara membuat
- Marinasi daging 15 menit dengan kecap, saus tiram, tapioka, dan sedikit minyak.
- Panaskan wajan besi sampai benar-benar panas, tumis daging 30 detik sampai berubah warna, angkat.
- Tumis bawang putih, masukkan kwetiau, aduk cepat 1 menit, tuang kecap hitam di tepi wajan agar muncul aroma smoky.
- Masukkan kembali daging, tauge, dan kucai, aduk 30 detik, matikan api.
Kenapa harus per porsi kecil
Jika kwetiau terlalu banyak, suhu wajan turun, kwetiau mengeluarkan air dan menjadi lembek bukan kesat. Maksimal 300 g kwetiau sekali masak.
Pertanyaan umum
Bisa pakai kwetiau kering?
Bisa. Rendam air hangat 25 menit, bilas air dingin, tiriskan benar-benar sebelum digoreng agar minyak tidak memercik.
Kwetiau menempel di wajan?
Wajan belum cukup panas atau kwetiau masih basah. Wajan besi atau karbon yang panas merata adalah syarat wajib.