Sup asam pedas adalah pembuka yang akrab di meja makan Sichuan. Orang setempat menyebutnya “sup pembangkit selera” karena rasa asamnya merangsang lambung dan merica menghangatkan tubuh sebelum menyantap hidangan berat.
Yang membedakannya dari sup asam lain adalah keseimbangan: asam dari cuka hitam, pedas dari merica putih bukan cabai, pahit tipis dari jamur kuping, dan gurih dari kaldu ayam. Keempatnya harus muncul hampir bersamaan.
Bahan untuk 4 porsi
- 800 ml kaldu ayam
- 100 g tahu sutra, iris memanjang
- 50 g jamur kuping rendam, iris
- 50 g rebung, iris
- 2 butir telur ayam
- 3 sdm cuka hitam, 1 sdt merica putih, 2 sdm kecap asin
- 1 sdm tepung tapioka larut air
Cara membuat
- Didihkan kaldu, masukkan rebung dan jamur, rebus 5 menit agar keluar rasanya.
- Tambahkan tahu, kecap, dan cuka hitam. Bumbui garam secukupnya.
- Tuang larutan tapioka perlahan sambil diaduk searah hingga sup kental ringan.
- Kocok telur, tuang melingkar dan aduk sekali agar berserabut halus.
- Matikan api, taburi merica putih dan minyak wijen sebelum disajikan.
Tips agar asam tidak menyengat
Masukkan cuka paling akhir dan jangan didihkan lagi setelahnya, karena panas mengubah rasa asam menjadi menusuk. Jika terlalu asam, tambahkan sedikit gula batu, bukan air.
Pertanyaan umum
Bisa pakai cuka beras?
Bisa, tetapi warna sup lebih pucat dan rasanya kurang dalam. Cuka hitam hasil fermentasi beras ketan memberi manis di ujung lidah.
Boleh tanpa telur?
Boleh, tambah tapioka sedikit agar tetap kental. Telur hanya memberi kelembutan, bukan bahan wajib.