Beranda › Mi & Bubur › Mie Dandan: Pedas Getir dari Sichuan sampai Jakarta

Mie Dandan: Pedas Getir dari Sichuan sampai Jakarta

Mie Dandan: Pedas Getir dari Sichuan sampai Jakarta

Mie Dandan adalah mi kering khas Sichuan, disantap dengan mengaduk saus merata sebelum disuap. Rasa utamanya bukan pedas, melainkan “ma” atau getir: lada Sichuan membuat ujung lidah bergetar, baru setelah itu rasa pedas minyak cabai menyusul.

Namanya berasal dari penjual keliling zaman dulu yang memikul dua keranjang mi di pundak, disebut “dan dan”. Hidangan ini masuk ke Indonesia melalui restoran Tionghoa dan disesuaikan dengan mengurangi minyak cabai, menambah sedikit gula dan kecap.

Bahan untuk 2 porsi

  • 200 g mi telur tipis
  • 150 g daging babi giling
  • 2 sdm doubanjiang (pasta kacang fermentasi pedas)
  • 1 sdm minyak cabai Sichuan
  • 1 sdt lada Sichuan sangrai, ditumbuk kasar
  • 2 sdm kecap asin, 1 sdm jahe cincang
  • 50 g kacang tanah sangrai, 2 batang daun bawang

Cara membuat

  1. Tumis jahe, doubanjiang, dan minyak cabai api kecil sampai harum, masukkan daging giling, aduk sampai lepas dan agak kering.
  2. Bumbui kecap dan sedikit gula, tumis 2 menit lagi, matikan api.
  3. Rebus mi sampai matang, tiriskan tetapi jangan terlalu kering.
  4. Taruh mi di mangkuk, beri saus, lada Sichuan, kacang, dan daun bawang, aduk segera selagi panas.

Tips rasa getir yang tepat

Lada Sichuan harus disangrai sampai harum lalu ditumbuk kasar, bukan diblender halus; butiran kasar memberi sensasi getir lebih jelas. Jika hanya memakai minyak cabai, rasanya pedas tetapi kehilangan ciri khas.

Pertanyaan umum

Apakah Mie Dandan berkuah?

Versi aslinya mi kering bersaus. Di Indonesia banyak warung menambah kuah sehingga lebih encer.

Enak disantap dengan apa?

Semangkuk sup sayur atau acar asin membantu menetralkan rasa berminyak dan pedas.

Baca juga