Char siu adalah daging panggang yang wajib ada dalam mi, nasi, dan bakpao Tionghoa. Potongan yang baik punya tepi sedikit gosong, bagian dalam masih merah muda dan berair, serta lapisan madu mengkilap di permukaan.
Dalam bahasa Kanton, “char siu” berarti daging tusuk panggang, karena daging ditusuk tongkat panjang dan dipanggang dalam oven arang vertikal. Di rumah orang memakai oven atau air fryer, tetapi prinsipnya tetap mengoles saus berkali-kali.
Bahan untuk 600 g daging
- 600 g daging bahu atau leher, potong memanjang 4 cm
- 2 sdm kecap hitam, 1 sdm saus tiram
- 1 sdm madu, 1 sdm gula palem
- 1 sdm arak masak, 1 sdt bumbu ngohiong
- 1 sdm saus char siu, 2 siung bawang putih cincang
Cara membuat
- Campur semua bumbu, marinasi daging di kulkas minimal 4 jam, terbaik semalaman.
- Panggang 200 derajat 20 menit, balik sisi.
- Oles campuran madu dan sisa marinasi, panggang 10 menit lagi, ulangi 2 kali agar lapisan tebal dan mengkilap.
- Istirahatkan daging 10 menit sebelum diiris agar sari daging tidak keluar.
Tips memilih daging
Pilih bagian bahu dengan lapisan lemak tipis di antara serat. Daging tanpa lemak akan kering setelah dipanggang; terlalu banyak lemak akan meleleh dan membuat saus gosong.
Pertanyaan umum
Kenapa char siu rumahan tidak merah?
Karena kurang kecap hitam dan tidak dioles berulang. Warna merah tua alami butuh minimal 3 kali olesan saat memanggang.
Tahan berapa lama?
Kulkas 4 hari, freezer 1 bulan. Saat dipakai lagi, panggang atau goreng 5 menit agar lapisan saus kembali kesat.